KPR & Pembiayaan
Panduan Lengkap KPR Pertama: Syarat, Proses, dan Biaya
Tim Rumtera··8 menit baca
Mengajukan KPR pertama terasa menakutkan karena prosesnya panjang dan biayanya jarang dijelaskan transparan. Artikel ini memetakan seluruh proses dari awal sampai akad.
Syarat umum KPR
- WNI, usia 21-55 tahun (atau maksimal 65 tahun saat tenor berakhir).
- Penghasilan tetap (karyawan) atau usaha berjalan minimal 2 tahun (wiraswasta).
- Skor kredit bersih (cek SLIK OJK), tidak punya kredit macet.
- DP 10-20% untuk rumah pertama; program rumah subsidi punya ketentuan tersendiri.
Dokumen yang disiapkan
- KTP, KK, NPWP, dan buku tabungan 3-6 bulan terakhir.
- Slip gaji 3 bulan (karyawan) atau laporan keuangan usaha (wiraswasta).
- Dokumen properti: sertifikat, PBB, IMB, dan surat penawaran dari penjual.
Alur proses
- 1. Pengajuan ke bank: pilih 2-3 bank dan bandingkan bunga + biaya.
- 2. Survei properti oleh bank (appraisal) untuk menentukan nilai wajar.
- 3. Persetujuan prinsip (SP3), bank menyetujui plafon dan tenor.
- 4. Proses notaris: AJB (Akta Jual Beli) dan balik nama sertifikat.
- 5. Akad kredit: penandatanganan perjanjian dan penerimaan dana.
Biaya yang sering tidak terduga
Siapkan dana 5-10% dari harga rumah di luar DP: BPHTB (pajak jual beli), biaya notaris, biaya balik nama, provisi bank, asuransi jiwa dan kebakaran tahun pertama, serta biaya appraisal. Banyak pembeli gagal di tahap ini karena hanya menyiapkan DP.
Tips terakhir: minta komitmen tertulis bunga dan cicilan sebelum akad, dan pastikan agen atau developer menjelaskan semua biaya di awal. Transparansi adalah hakmu sebagai pembeli.
Kelola listing, lead, dan marketing properti dari satu platform
Coba Rumtera gratis, Fast Listing Mode, WhatsApp Power Pack, dan simulasi KPR dalam genggaman.
Coba Gratis Sekarang